NAMA : DIO REZKY VITAMA
KELAS : 3EA26
NPM : 12213590
Pengemis adalah
orang-orang yang kerjanya suka minta-minta kepada orang lain guna memenuhi
kebutuhannya.
Ada 3 kelompok pengemis, antara lain :
1.
Mengemis karena tak mampu bekerja
2.
Mengemis karena malas bekerja
3.
Mengemis karena menginginkan jabatan.
Pengamen atau sering disebut pula sebagai penyanyi jalanan (Inggris:
street singers), sementara musik-musik yang dimainkan umumnya disebut
sebagai Musik Jalanan. Pengertian antara musik jalanan dengan penyanyi
jalanan secara terminologi tidaklah sederhana, karena musik jalanan dan
penyanyi jalanan masing-masing mempunyai disiplin
dan pengertian yang spesifik bahkan dapat dikatakan suatu bentuk dari sebuah
warna musik yang berkembang di dunia kesenian.
Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat
pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Masalah pengangguran yang
menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak
mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama.
Pengangguran di Indonesia terjadi disebabkan antara
lain yaitu karena jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari pencari
kerja. Juga kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan pasar kerja. Selain
itu juga karena efektifnya informasi pasar kerja bagi para pencari kerja.
Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan terjadinya pemutusan hubungan
kerja disebabkan antara lain; perusahaan menutup atau mengurangi bidang
usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif, peraturan
yang menghambat investasi, hambatan dalam proses ekspor impor.
Selain itu juga pengangguran disebabkan oleh krisis
moneter yang melanda di Indonesia dan tentunya secara keseluruhan wilayah
Indonesia terkena dampak tersebut. Banyak industri padat karya yang terus
menerus terpuruk seperti tekstil, sepatu, perkayuan, elektronik, sehingga hal
ini menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang semakin marak.Belum
lagi terdapat dampak dari bencana alam yang melanda hampir diseluruh Indonesia,
termasuk di kabupaten Malang. Menurut data dari STIJN Claessen, who Controls
East Asian Corporation, tahun 1999 prosentase control pemilik perusahaan public
tertbesar 71,5 % dipegang oleh keluarga bisnis, sementara pemerintah hanya
sebesar 8,2 % dan masyarakat memegang 5,1 %. Sangat terlihat jauh masyarakat
tidak akan pernah mampu untuk berperan lebih jauh dalam pengembangan ekonomi
bahkan pemerintahpun juga disetir oleh kelompok pemilik modal.
Usaha Mengurangi Kemiskinan dan Pengangguran di
Indonesia
- Menyelidiki siapa saja orang yang miskin dan tidak bekerja
- Melaksanakan penyuluhan
- Mengadakan pembinaan rohani yang kuat dan berkelanjutan
- Mengajarkan pada orang-orang terdekat untuk tidak terlalu memanjakan dan selalu memberi pada orang miskin dan pengangguran
- Menjelaskan tentang penggunaan harta dari sisi kesehatan, moral, dan sebagainya
Masalah kemiskinan dan pengangguran tidak bisa
diatasi dengan berdiam diri saja. Perlu berdoa memohon pertolongan Tuhan,
perjuangan yang gigih dari pemerintah, kerjasama yang baik dari seluruh
masyarakat, dan semangat juang dari masing-masing pribadi dalam menanggulangi
masalah tersebut.
Banyak program yang dilakukan pemerintah untuk
mengatasi masalah perekonomian yakni mengenai masalah kemiskinan dan
pengangguran namun pada kenyataannya hasil yang dicapai tidak sesuai yang
diharapkan.
Kemudian banyak pengangguran yang ada di Indonesia
karena kurangnya lapangan pekerjaan yang ada dan ketidaksesuaian antara tingkat
pendidikan yang dibutuhkan dan yang tersedia yang menyebabkan bertambahnya kemiskinan
di Indonesia.
Pembangunan di bidang ekonomi yang dijalankan oleh
pemerintah pada dewasa ini di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, industri
dan pertambangan, hakekatnya ditujukan selain untuk mendorong terjadinya
pertumbuhan ekonomi, juga dimaksudkan untuk mengatasi pengangguran dan
kemiskinan.
Dampak pengangguran terhadap perekonomian suatu
Negara tujuan akhir pembangunan ekonomi suatu Negara pada dasarnya adalah
meningkatkan kemakmuran masyarakatdan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam
keadaan naik terus. Jika tingkat pengangguran disuatu Negara relatif tinggi,
hal tersebut akan menghambat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang telah
dicita-citakan.
Sumber :
No comments:
Post a Comment