NAMA : DIO REZKY VITAMA
KELAS : 3EA26
NPM : 12213590
SUMBERDAYA
KONSUMEN DAN PENGETAHUAN
Sub pokok:
1.
Sumberdaya
ekonomi
2.
Sumberdaya
sementara
3.
Sumberdaya
kognitif
4.
Kandungan
pengetahuan
5.
Oganisasi
pengetahuan
6.
Mengukur
pengetahuan
1.
Sumber daya ekonomi
Sumber Daya Ekonomi adalah segala sumber daya yang
dimiliki berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik itu
yang berasal dari sumber daya alam (SDA) maupun dari sumber daya manusia (SDM)
yang dapat memberikan manfaat atau keuntungan (benefit), serta dapat diolah
sebagai modal dasar dalam pembangunan ekonomi. Terdiri dari:
A. Sumber
Daya Alam (SDA)
Semua sumber / kekayaan yang berasal dari alam (Tanah,
air, angin, cahaya matahari, mineral, dsb).
B. Sumber
Daya Manusia (SDM)
Semua kegiatan manusia baik jasmani (fisik) maupun
rohani yang bertujuan untuk kegiatan produksi.
C. Sumber
Daya Kewirausahaan
Suatu sikap, perilaku, semangat seseorang dalam
menangani sebuah usaha atau kegiatan ekonomi, sehingga dapat menghasilkan
keuntungan.
D. Sumber
Daya Modal
Sumber daya yang dibuat oleh manusia baik berupa uang
maupun barang yang dapat digunakan dalam membantu proses kegiatan produksi.
Sumber daya ekonomi mempengaruhi sumber daya konsumen,
atau biasa dikenal dengan potensi ekonomi. Keadaan ekonomi konsumen sangat
mempengaruhi konsumen tersebut dalam mengambil sebuah keputusan. Keputusan
konsumen sehubungan dengan produk sangat dipengaruhi oleh jumlah sumber
daya ekonomi yang dimiliki pada saat ini maupun pada masa yang akan datang.
Berikut ini adalah pembagian sumber daya ekonomi (pendapatan) konsumen, yaitu:
1. Sumber daya
ekonomi individu
2. Sumber daya
ekonomi keluarga
3. Sumber daya
ekonomi rumah tangga
Selain pendapatan, sumber daya ekonomi lainnya yaitu
kekayaan (asset / nilai bersih) dan kredit. Kekayaan seseorang berkorelasi
dengan pendapatan orang tersebut.
2.
Sumber Daya Sementara
Waktu menjadi variabel yang semakin penting dalam
memahami perilaku konsumen.
Karena konsumen mayoritas semakin mengalami kemiskinan
akan waktu. Namun demikian ada suatu bagian waktu yang dihabiskan untuk
kegiatan yang sangat pribadi yaitu waktu senggang.
Sumber daya kognitifProduk yang diklasifikasikan
menurut sifat waktu konsumen disebut barang waktu (time goods).
Barang yang Menggunakan Waktu
Produk yang memerlukan pemakaian waktu dala
mengkonsumsinya. Contoh: Menonton TV, Memancing, Golf, Tennis (waktu Senggang)
Tidur, perawatan pribadi, pulang pergi (waktu wajib)
Barang Penghemat Waktu
Produk yang menghemat waktu memungkinkan konsumen
meningkatkan waktu leluasa mereka. Contoh: oven microwave, pemotong rumput,
fast food
3.
Sumber Daya Kognitif
Pengertian sumber daya kognitif adalah kemampuan untuk
secara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam
representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas munculnya
dan diperolehnya schemata—skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi
lingkungannya— dalam tahapan-tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh
cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental. Teori ini
digolongkan ke dalam konstruktivisme.
4.
Kandungan Pengetahuan
Pengetahuan
Pengetahuan konsumen akan mempengaruhi keputusan
pembelian.
Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang
dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya
yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen.
Pengetahuan Konsumen terbagi
kedalam tiga macam :
1. Pengetahuan Produk
2. Pengetahuan Pembelian
3. Pengetahuan Pemakaian
Keterangan:
Pengetahuan Produk
Pengetahuan produk adalah kumpulan berbagai macam
informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek,
terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produkdan kepercayaan
mengenai produk.
Jenis Pengetahuan Produk:
(1) Pengetahuan tentang karakteristik atau
atribut produk
(2) Pengetahuan tentang manfaat produk
(3) Pengetahuan tentang kepuasan yg
diberikan produk kepada konsumen
2. Pengetahuan Pembelian
Pengetahuan pembelian terdiri atas pengetahuan tentang
toko, lokasi produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di
dalam toko tersebut. Konsumen cenderung lebih senang mengunjungi toko yang
sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui dimana letak produk
di dalam toko tersebut.
Perilaku Membeli:
1. Store Contact
Meliputi tindakan mencari outlet, pergi ke outlet dan
memasuki outlet.
2. Product Contact
Konsumen akan mencari lokasi produk, mengambil produk
tersebut dan membawanya ke kasir.
3. Transaction
Konsumen akan membayar produk tersebut dengan tunai,
kartu kredit, kartu debet atau alat pembayaran lainnya.
3. Pengetahuan Pemakaian
Suatu produk akan memberikan manfaat kepada konsumen
jika produk tersebut telah digunakan atau dikonsumsi. Agar produk tersebut bisa
memberikan manfaat yang
maksimal dan kepuasan yang tinggi, maka konsumen harus
bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut dengan benar.Produsen
berkewajiban untuk memberikan informasi yang cukup agar konsumen mengetahui
cara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu produk adalah penting
bagi konsumen.
5.
Organisasi Pengetahuan
Organisasi pengetahuan merupakan sesuatu untuk
mengatur atau struktur organisasi untuk mengelompokan sesuatu, organisasi
ini di buat untuk memudahkan penggunaan dokumen atau pengetahuan itu sendiri
atau juga bisa mendeskripsikan dokumen, isi, fitur dan tujuan, serta membuat
dokumen-dokumen dan bagian yang dapat diakses oleh orang-orang dalam mencari
pesan yang isinya meliputi pengetahuan. Organisasi pengetahuan bisa di artikan
juga sebagai tentang kegiatan seperti mendokumenkan, pengindeksan dan
klasifikasi yang dilakukan di perpustakaan, database, arsip dll kegiatan ini
dilakukan oleh pustakawan, arsiparis, spesialis subyek dan sekaligus oleh
algoritma komputer.
Pengetahuan dalam suatu organisasi dapat menjadikan
organisasi tersebut memahami tujuan keberadaanya, diantara tujuan-tujuan
tersebut yang terpenting adalah bagaimana organisasi memahami cara mencapai
tujuannya, Organisasi-organisasi yang sukses adalah organisasi yang secara
konsisten menciptakan pengetahuan baru dan menyebarkanya secara menyeluruh
didalam organisasinya dan secara cepat mengadaptasinya kedalam teknologi dan
produk serta layanan mereka. Melihat perannya yang begitu penting bagi suatu
organisasi, maka semua pengetahuan yang dimiliki oleh suatu organisasi harus
dikelola dengan baik, sehingga pengetahuan tersebut dapat berperan optimal
untuk organisasinya.
6.
Mengukur Pengetahuan
Pengukuran pengatahuan objektif (objective knowledge)
adalah pengukuran yang menyadap apa yang benar-benar sudah disimpan oleh
konsumen di dalam ingatan. Ukuran pengetahuan objektif, yang berfokus pada
potongan informasi khusus yang mungkin diketahui konsumen. Dan pilihan akhir
untuk menilai pengetahuan adalah dengan menggunakan ukuran pengetahuan
subjektif (subjective knowledge). Pengetahuan ini sireflesikan oleh pengukuran
yang menyadap persepsi konsumen mengenai banyaknya pengetahuan mereka sendiri.
Pada dasarnya, konsumen diminta untuk menilai diri mereka sendiri berkenaan
dengan pengetahuan produk atau keakraban mereka. Ukuran pengetahuan subjektif
berrpusat di sekitar kesan konsumen mengenai pengetahuan total dan keakraban
mereka.
Akhirnya, pertimbangan diberikan pada metode
alternatif untuk pengukuran pengetahuan. Pengalaman pembelian atau pemakaian,
walaupun tentu saja berhubungan dengan pengetahuan, tidak harus memberikan
indikasi yang akurat mengenai beberapa persisnya informasi yang dimiliki
konsumen.
Pengetahuan konsumen terdiri dari informasi yang disimpan
di dalam ingatan. Pemasar khususnya tertarik untuk mengerti pengetahuan
konsumen. Informasi yang dipegang oleh konsumen mengenai produk akan sangat
mempengaruhi pola pembelian mereka.Di dalam Psikologi kognitif dijelaskan bahwa
ada dua jenis pengetahuan dasar, yaitu pengetahuan deklaratif dan pengetahuan
prosedural. Pengetahuan deklaratif melibatkan fakta subjektif yang sudah
diketahui. Pengetahuan deklaratif sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu
pengetahuan episodik (melibatkan pengetahuan yang dibatasi dengan lintasan
waktu) dan pengetahuan semantik (mengandung pengetahuan yang digeneralisasikan
dan memberi arti bagi dunia seseorang). Sedangkan pengetahuan prosedural
mengacu pada pengertian bagaimana fakta ini dapat digunakan. Fakta ini juga bersifat
subjektif dalam pengertian fakta tersebut tidak perlu sesuai dengan realitas
objektif.
Sumber:
babyliss pro titanium - TITanium Art - TitaniumArt
ReplyDeleteThe TITanium Art titanium 3d printing Project titanium meaning has womens titanium wedding bands created over 1000 premium 3D models, created by nano titanium ionic straightening iron TITanium Art Studio. In this workshop, you'll be able to create titanium ore an amazing project